PEMBERDAYAAN WANITA TANI BERBASIS KELOMPOK WANITA TANI

Authors

Eko Murdiyanto; Kristiyoningsih; Vi’in Ayu Pertiwi; Dwiyana Anela Kurniasari; Sekar Inten Mulyani; Medea Ramadhani Utomo; Fitrotul Laili; Miqdad Muhammad; Moh Muchlis Djibran; Rosnita

Synopsis

Pemberdayaan terhadap wanita tani saat ini memegang peran penting sehingga memiliki perkembangan yang sangat dinamis. Dinamisasi ini dikarenakan munculnya wanita tani sebagai bagian penting rumah tangga tani dalam berusahatani dimulai semenjak orang mengenal bercocok tanam. Pada saat kegiatan bercocok tanam dimulai berkembang pula pembagian kerja yang nyata antara laki-laki dan perempuan. Pembagian kerja ini muncul karena pekerjaan dibidang pertanian membuka ruang untuk dapat dilakukan khusus oleh laki-laki atau perempuan.

Pembagian kerja dalam bidang pertanian pada akhirnya akan mendorong timbulnya perbedaan peran antara laki-laki dan perempuan. Perbedaan ini perlu diberikan sebuah lembaga sebagai wadah pengembangan laki-laki dan perempuan. Kaum laki-laki terwadahi dalam kelompok tani baik bidang pertanian, perikanan, peternakan maupun perkebunan. Kelompok tani yang dibentuk sebagai bentuk dukungan untuk memperkuat kapasitas petani dan kelembagaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adam, L., Jin, J., & Khan, A. (2022). Does the Indonesian farmer empowerment policy enhance the professional farmer? Empirical evidence based on the difference-in-difference approach. Technology in Society, 68. https://doi.org/ 10.1016/j.techsoc.2022.101924

Akter, S., Rutsaert, P., Luis, J., Me, N., Su, S., Raharjo, B., & Pustika, A. (2017). Women ’ s empowerment and gender equity in agriculture : A different perspective from Southeast Asia. Food Policy, 69, 270–279. https://doi.org/10.1016/j.foodpol. 2017.05.003

Alfayanti, A., Baga, L. M., & Yusalina, Y. (2021). Kepuasan anggota terhadap peran kelompok dalam pelaksanaan program pemanfaatan pekarangan di kawasan perkotaan (Studi kasus di Kelompok Wanita Tani Kentagor Mandiri Kota Bogor). Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 20(1), 55–68. https://doi.org/10.31186/ jagrisep.20.01.55-68

Alpandari, H., & Prakoso, T. (2022). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam Optimalisasi Pekarangan Sebagai Ketahanan Pangan Keluarga. ABD, 4(2), 388–393. https://doi.org/https://doi.org/ 10.24036/abdi.v4i2.337

Amalia, B. R., Yuliati, Y., & Kholifah, S. (2022). Perubahan peran perempuan pada sektor pertanian di desa tandawang. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 11(1), 1–13. https://doi.org/http:// dx.doi.org/10.23887/jish.v11i1.36899

Pendapatan Rumah Tangga Petani Padi Sawah di Desa Noelbaki, Kabupaten Kupang. Agroecobis, 3(2); 93-100.

Ananda, T. (2026). Analisis strategi pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Hijau Lestari di Desa Jati Kesuma. Jurnal Panthera, 4(1), 272–284.

Andriani, Y., Rosnita, R., Yulida, R., & Simanjuntak, L. V. B. (2025). Perilaku komunikasi wanita tani pada pelaksanaan pertanian perkotaan di Kota Pekanbaru. Jurnal Agribisnis Unisi, 14(1), 96–108.

Andriani, Y., Yulida, R., Rosnita, R., Septya, F., & Herlon, M. (2024). Utilization of media and institutional support for urban farming in Pekanbaru City. In Proceedings of the 4th International Conference in Social Sciences (ICONISS).

Andry, A., Utama, S., & Widiono, S. (2020). Tingkat Partisipasi Petani pada Program Penguatan Kelembagaan Masyarakat Tani Berbasis Karet di Kabupaten Musi Rawas. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 4(3), 493–506. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2020.004.03.05

Antriyandarti, E., Ani, S. W., & Suminah. (2024). The dual role of women in food security and agriculture sustainability in rural Java, Indonesia. Smart Agricultural Technology, 8, 100511. https://doi.org/10.1016/j.atech.2024.100511

Ardiani, F. D. (2021). Pemberdayaan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani. Jurnal Sosioprogresif, 2(1), 45–58.

Ardiani, F. D., Dibyorini, C. R., (2021). Pemberdayaan Perempuan Melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) “ASRI” Kalurahan Bendung Kapanewon Semin Kabupaten Gunung Kidul. Sosio Progresif : Media Pemikiran Studi Pembangunan Sosial, 1(1), 1–12.

Ardyati, T., Fajar, Y., Pertiwi, A., & Aprilia, A. (2023). Pendampingan Pengelolaan Sampah Organik Dapur Bersama Ibu Rumah Tangga Dan Unit Usaha Tpst Bumdes Menggunakan Partisipatory Rural Appraisal. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(6), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jmm.v7i6.19378

Arti, D., Barchia, M. F., & Putra, S. (2022). Strategi Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam Pemanfaatan Pekarangan untuk Meningkatkan Sumber Pangan dan Gizi Keluarga. NATURALIS –Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 11(2), 144–150. https://doi.org/https://doi.org/10.31186/ naturalis.11.2.24139

Aziz, B. W., Kasnawi, T., & Sakaria, S. (2019). Modal sosial petani dalam peningkatan produktifitas pertanian di Kelurahan Biraeng Kecamatan Minasate’ne Kabupaten Pangkep. Hasanuddin Journal of Sociology (HJS), 3(1), 66–74. https://doi.org/10.26858/ pir.v4i1.19356

Azra, H. N. (2022). Potensi dan tantangan penyuluh pertanian dalam meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Kuantan Singingi (Skripsi). Universitas Riau.

Bachtiar, A., et al. (2024). Inhibiting factors of persuasive communication among extension workers. International Journal of Religion, 6(2), 112–128.

Badan Pangan Nasional. (2024). Buku statistik ketahanan pangan 2024. Badan Pangan Nasional.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2023). SDGs desa. BAPPENAS.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2023). Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023 - Tahap I Provinsi Jawa Timur. Surabaya: BPS Provinsi Jawa Timur.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2025a). Luas Panen dan Produksi Padi di Provinsi Jawa Timur 2024 (Angka Tetap). Surabaya: BPS Provinsi Jawa Timur.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2025b). Provinsi Jawa Timur Dalam Angka 2025. Surabaya: BPS Provinsi Jawa Timur.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2025c). Produksi Tanaman Sayuran dan Buah-Buahan Semusim Menurut Jenis Tanaman di Provinsi Jawa Timur, 2024. Surabaya: BPS Provinsi Jawa Timur.

Badan Pusat Statistik. (2018). Laporan hasil sensus pertanian 2018. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2024/2025). Luas dan Penyebaran Lahan Kritis Menurut Provinsi. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2026). Populasi Ternak Menurut Provinsi dan Jenis Ternak (Ekor), 2024. Jakarta: BPS.

BPS. (2023). Hasil Sensus Pertanian 2023. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

BPS. (2025). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Budiarti, T., Wahyuni, S., & Rahman, F. (2021). Penguatan kelembagaan kelompok wanita tani dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 16(2), 112–124.

Chambers, Robert. (1995). Poverty and Livelihoods: Whose Reality Counts? Environment and Urbanization, 7(1), 173–204.

Chambers, Robert. (1995a). Pembangunan Desa Mulai dari Belakang.Yogyakarta : LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial).

Dandona, A. (2015). Empowerment of Women : A Conceptual Framework. The International Journal of Indian Psychology, 2(3).

Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. (2024). Data spasial kehutanan Jawa Timur. Surabaya: Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.

Eka Putra, Tience Elizabet Pakpahan, & Maya Sari. (2024). Partisipasi Petani pada Program Pengembangan Cabai Merah (Capsicum Annum L) dalam Peningkatan Produksi di Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 5(1), 144–156. https://doi.org/10.47687/snppvp.v5i1.1102

Elizabeth, R. (2007). Pemberdayaan Wanita Mendukung Strategi Gender Mainstreaming dalam Kebijakan Pembangunan Pertanian di Perdesaan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 25(2), 126–135. https://doi.org/10.21082/fae.v25n2.2007.126-135

Fakih, M. (2013). Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Farrell, M., Sarkki, S., Fransala, J., Murtagh, A., Weir, L., Ahl, H., Lépy, É., & Heikkinen, H. I. (2024). Empowering Women-Led Innovations:Key Players In Realising The Long Term Vision For Rural Areas. European Countryside, 16(4), 563–588. https://doi.org/10.2478/euco-2024-0029

Fatahullah, F., & Firmanda, A. (2025). Mobile phones and climate information access among farmers in East Java. International Journal of Social and Agricultural Economic Studies (IJSAES), 3(1), 18–34.

Fitrah, S., & Luthfiyah, M. A. (2018). Inovasi agraris: Mewujudkan pemberdayaan perempuan tani melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan social capital. Jurnal Ilmiah Edunomika, 8(1), 1–9. https://doi.org/10.29040/jie.v8i1.11328

Food and Agriculture Organization. (2011). The State of Food and Agriculture 2010–2011: Women in Agriculture. Rome: FAO.

_______. (2012). Women's Empowerment in Agriculture Index.

_______. (2017). The role of women in agriculture and rural development. Rome: FAO.

_______. (2018). Sustainable food systems Concept and framework.

_______. (2018). The 10 Elements of Agroecology: Guiding the Transition to Sustainable Food and Agricultural Systems. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.

_______. (2022). The State of Food and Agriculture 2022: Leveraging automation in agriculture for transforming agrifood systems. FAO.

_______. (2023). Tracking progress on food and agriculture-related SDG indicators. Rome: FAO.

_______. (2024). The Unjust Climate: Measuring the Impacts of Climate Change on Rural Poor, Women and Youth. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. New York: Continuum Publishing

Frola, A., Delprato, M., & Chudgar, A. (2024). Lack of educational access, women’s empowerment and spatial education inequality for the Eastern and Western Africa regions. International Journal of Educational Development, 104,1–19. https://doi.org/ 10.1016/ j.ijedudev.2023.102939

Garibaldi, S. A., & Frimawaty, E. (2024). Menuju sistem pangan yang berkelanjutan : bergerak dari pangan sebagai komoditas menuju sistem pangan yang berkelanjutan. PIPS : Penelitian Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 117–125.

Gottdiener, Mark dan Ray Hutchison. (2011). The New Urban Sociology. Philadelphia: Westview Press. Hal 49—55.

Gupta, P. (2025). A systematic review on women’s participation in agricultural work and nutritional outcomes. arXiv. https://arxiv.org/abs/2504.03202

Handayani, D., & Prasetyo, A. (2023). Literasi digital dan penguatan pemasaran online pada kelompok wanita tani di pedesaan. Jurnal Agribisnis dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 45–57.

Hasibuan, M. F. A., Siswantoro, A., Mulyaningtiyas, R. D., Murdiyanto, E., Irawan, E., Wijayanti, P. U., Amran, F. D., Pertiwi, V. A., & Dewiyanti, I. I. (2025). Sosiologi Pedesaan Era Digital (A. Kustanti (ed.); November 2).

Hayati, A., Fadhilah, N., & Yosefina, M. (2024). Gender inequality in economic participation: A socio-economic analysis in Indonesia. Socious Journal, 1(5), 37–42. https://doi.org/ 10.62872/x05p0k25

Hermawan, H., Widiyantono, D., & Kusumaningrum, A. (2022). Pemberdayaan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Banyuasin Separe Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo. Surya Agritama, 11(1), 55–66.

Hidayati, D. (2023). Model pemberdayaan dan kemandirian perempuan melalui Kelompok Wanita Tani di Desa Lendang Nangka. Mataram: UIN Mataram.

Husodo, T., Rosada, K. K., Miranti, M., Ratningsih, N., & Suryana, S. (2020). Kewirausahaan dan pemberdayaan kelompok wanita tani di Desa Cinunuk Kabupaten Bandung. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 525–530. https://doi.org/10.24198/kumawula.v3i3.30856

Indriani, Y. (2015). Buku Ajar Gizi dan Pangan.pdf. Akura.

Jamaludin, N.A, (2017). Sosiologi Perkotaan Memahami Masyarakat Kota dan Problematikanya. Bandung. CV. Pustaka Setia

Junainah, W, Kanto, S &Soenyono. (2016). Program Urban Farming Sebagai Model Penanggulangan Kemiskinan Masyarakat Perkotaan (Studi Kasusdi Kelompok wanita tani Kalurahan Keputih Kecamatan Sukolla Kota Surabaya). Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 19, No. 3 (2016) ISSN : 1411-0199. https://media.neliti.com > Media> Publications. (diunduh 13 Agustus 2021)

Kabeer, N. (1999). Resources, Agency, Achievements: Reflections on the Measurement of Women's Empowerment. Development and Change, 30(3), 435–464.

Kahfi, A., Oktaviani, Y., Fadilah, N., & Mahmudi, I. (2024). Transformasi pemberdayaan ekonomi perempuan: Strategi pemberdayaan Kelompok Wanita Tani berbasis ekonomi Islam di Desa Sri Bandung Banyuasin. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah AICONOMIA, 3(2), 107–121.

Kasim, S. S. (2025). Pemberdayaan perempuan tani dan pertanian berkelanjutan dalam pembangunan desa. Welvaart Journal, 5(1), 33–47.

Kasim, S. S., Roslan, S., Supiyah, R., Tawulo, M. A., & Sarpin. (2025). Strategi Pemberdayaan Perempuan Tani dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan. WELVAART : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 6(1), 40–53.

Kastanja, A. Y., Patty, Z., Dilago, Z., Kesehatan, S., & Namotemo, U. H. (2019). Pemanfaatan Pekarangan Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Masyarakat Desa Kali Upa. Jurnal Pengabdian Masyarakat : Darma Bakti Teuku Umar, 1(1), 173–181.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2018). Pedoman Pelaksanaan Pertanian Perkotaan (Urban Farming). Jakarta. Direktorat Jendral Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3. Direktorat Pengelolaan Sampah. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Pedoman optimalisasi kawasan rumah pangan lestari (KRPL). Jakarta: Kementerian Pertanian RI.

___________. (2021). Pengembangan kelembagaan kelompok wanita tani menuju pertanian berkelanjutan. Jakarta: Kementerian Pertanian RI.

Kementerian Pertanian, Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. (2024). Statistik Ketenagakerjaan Sektor Pertanian, Agustus 2024. Jakarta: Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian.

Kinasih, S. R., & Wulandari, I. (2021). Pembagian Kerja Berdasarkan Gender dalam Pengelolaan Agroforestri di Hulu DAS Citarum. Umbara, 6(1); 31-44.

Kurniasari, D. A., & Krisna Dianto, A. (2021). Analysis of social capital in the women farmers group of Dorang Cinta, Surabaya City. Agricultural Science, 5(1), 59–67. https://doi.org/ 10.55173/agriscience.v5i1.66

Kurniasari, D. A., Prasetyo, A. S., & Aulia, A. N. (2022). Sosial ekonomi petani wanita di Desa Karangcangkring, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Seminar Nasional dan Call for Paper PSGESI LPPM UWP, 9(1), 85–92. https://doi.org/10.38156/ gesi.v9i01.190

Kadir, & Praseyo, O. R. (2023). Gap Produktivitas Menurut Gender Pada Petani Padi di Indonesia Aplikasi Dekomposisi Blinder-Oaxaca dan Sebaran Kontrafaktual Pada Hasil Survei Pertanian Antar Sensus 2018. Seminar Nasiona Official Statistics 2023 (pp. 139-150). Jakarta: Politeknik Statistik STIS.

Kurniasari, D., & Soedarto, T. (2026). Women empowerment through sustainable farming education in East Java. Agricultural Science Journal, 8(1), 22–37.

Lestari, R. D., Setiyani, R., Winahyu, N., Fajeri, S., Agribisnis, P., Sains, F., Teknologi, D., Duta, U., & Surakarta, B. (2023). Peran Kelompok Wanita Tani (KWT) Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Desa di Kabupaten Sragen. Jurnal Pertanian Agros, 25(3), 3237–3246.

Luthfitah, D. A. S. (2023). Pemberdayaan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani di Kecamatan Sukoharjo. Jurnal Sains Agribisnis Indonesia, 7(2), 120–132.

Managanta, A. (2019). Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kompetensi Petani Kakao di Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Penyuluhan, 15.

Manto, R. A., Indriani, R., & Saleh, Y. (2023). Peran kelompok wanita tani (KWT) terhadap peningkatan pendapatan keluarga. Agri-Sosioekonomi, 19(2), 761–768. https://doi.org/10.35791/ agrsosek.v19i2.48301

Mardikanto,T dan Soebiato P. 2019. Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung .CV. Alfabeta.

Mazya, A. (2026). Beyond market proximity: Gender and patchouli farmers in Sulawesi. AGRISEP, 25(1), 1–20.

Meuwissen, M. P. M., Feindt, P. H., Spiegel, A., Termeer, C. J. A. M., Mathijs, E., de Mey, Y., Finger, R., Balmann, A., Wauters, E., Urquhart, J., Vigani, M., Zawalińska, K., Herrera, H., Nicholas-Davies, P., Hansson, H., Paas, W., Slijper, T., Coopmans, I., Vroege, W., … Reidsma, P. (2019). A framework to assess the resilience of farming systems. Agricultural Systems, 176. https://doi.org/10.1016/j.agsy.2019.102656

Morgan, R., George, A., Ssali, S., Hawkins, K., Molyneux, S., & Theobald, S. (2016). How to do (or not to do) gender analysis in health systems research. Health Policy and Planning, 31(8), 1069–1078. https://doi.org/10.1093/heapol/czw037

Mougeot, LucJ.A. 2000. UrbanAgriculture: Definition, Presence,Potentials and Risks, and Policy Challenges. InternationalDevelopment Research Centre(IDRC).

Mulyadi, M. 2015. Mewujudkan Kemandirian Lokal Melalui Upaya Pemberdayaan Masyarakat Lorong di Kota Makasar. Jurnal Kebijakan Pembangunan. Volume 12 Nomor 2 Desember 2017: 179 – 188. https://jkpjournal.kalselprov.go.id/index.php/menu/ article/view/102/64. (Diunduh 22 Agustus 2021)

Mulyani, S. I., Jumiati, E., & Khasanah, U. R. (2026). Effect of the Sustainable Food Yard (P2L) Program on Farmer Behavior Change: Evidence from Bunyu Island, North Kalimantan. BIO Web of Conferences, 208, 1–9. https://doi.org/10.1051/bioconf/ 202620802002

Murdiyanto, E. (2020). Metode Penelitian Kualitatif .Yogyakarta. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat UPN ”Veteran” Yogyakarta Press

Mursyidin, M., et al. (2024). Gender roles and collaboration in smallholder coffee farming in Aceh. Journal of Madani Society, 5(2), 88–103.

Naika, R., & Pawar, S. (2026). Women-led and rural sustainable agricultural livelihoods pathways to achieving Sustainable Development Goals by 2030. Discover Global Society, 4(3), 1–17. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s44282-025-00313-2

Najiyati, S., Agus, I Nyoman N. Suryadiputra. (2005). Pemberdayaan Masyarakat di Lahan Gambut. Proyek Climate Change, Forest and Peatlands Indonesia. Wetlands nternational Indonesia Programme dan Wildlife Habitat Canada. Bogor.

Nasir, M., Riadi, S., Simatupang, H., & Dwi, P. P. (2019). The Role Of Women ’ S Farmers Group In Improving The Community. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 3(1).

Nataliningsih. (2017). Penyuluhan Partisipatif Bagi Kelompok Wanita Tani. Alfabeta, Bandung.

Nggai, Y. (2022). Kajian tentang gender dari perspektif adat Lio di Desa Mauloo Kecamatan Paga. De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2(11), 403–412. https://doi.org/10.56393/decive.v2i11.1032

Nidia, S. (2026). Strategi pemberdayaan perempuan dalam penguatan Kelompok Wanita Tani di pedesaan. Metro: Universitas Metro.

Niyonkuru, P., & Barrett, H. (2021). Gender and intergenerational challenges to women’s economic empowerment initiatives in Rwanda. World Development Perspectives, 23, 1–16. https://doi.org/ 10.1016/j.wdp.2021.100340

Noor, M. (2011). Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ilmiah CIVIS, Volume I, No 2, Juli 2011.https:// journal.upgris.ac.id > civis> article> view. (diunduh 9 Agustus 2021)

Nosratabadi, S., Khazami, N., Abdallah, M. B., Lackner, Z., Band, S. S., Mosavi, A., & Mako, C. (2020). Social capital contributions to food security: A comprehensive literature review. arXiv. https://arxiv.org/abs/2012.03606

Nugraheni, R., & Haryanto, J. T. (2019). Peran kelompok wanita tani dalam meningkatkan kapasitas perempuan pedesaan. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 15(3), 201–213.

Nugroho, R. D. (2023). Model komunikasi pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam meningkatkan partisipasi perempuan pedesaan. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 21(2), 102–115.

Nurhayati, N., Nilasari, D. T., & Selvia, J. (2025). Peranan Wanita Tani dalam Ketahanan Pangan Keluarga Petani Cabai Rawit pada Sistem Pertanian Tropis. Agricore: Jurnal Agribisnis Dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 10(2), 538–556.

Nurmala, S., & Kahanna, M. (2026). Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian: Studi Kasus di Kenegarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua. JP2SH, 11(1); 1-9.

Nursiam Jati, R., Hariadi, S. S., & Muzayyanah, M. A. U. (2025). Pengaruh Peran Kelompok Wanita Tani dan Faktor Internal Anggota KWT terhadap Keberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan. Jurnal Penyuluhan, 21(02), 283–295. https://doi.org/10.25015/21202560892

Oktoriana, S., Suharyani, A., Agribisnis, P. S., Pertanian, F., & Tanjungpura, U. (2021). Peran Wanita Tani Dalam Pengambilan Keputusan Usahatani. SEPA, 18(1), 18–25. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/sepa.v18i1.44150

Ollenburger, J. C., Sucahyono, B., Moore, H. A., & Sumaryana, Y. (1996). Sosiologi wanita. PT Rineka Cipta. https://books.google.com.my/ books?id=fRdrAQAACAAJ

Parsudi, Setyo. (2019). Model, Motivasi Dan Kendala Masyarakat Dalam Melakukan Pertanian Kota (Urban Farming) Di Kota Surabaya. Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis ISSN 2301-8607 (cetak) , ISSN 2599-0365 (online) .

Patria, B. (2025). Strategi transformasi penyuluhan pertanian berbasis digital. INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, 4(2), 210–225.

Permana, Y. (2020). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani melalui pemanfaatan lahan pekarangan menuju rumah pangan lestari. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(3), 419–426.

Pertiwi, V. A., Fibrianingtyas, A., & Maulinda, R. (2024). Peran Ganda Perempuan Pedesaan dalam Rumah Tangga Petani Berperspektif Gender The Dual Role of Rural Women in Farming Household from a Gender Perspective. Agriekstensia, 23(2), 318–330.

Pertiwi, V. A., Khatimah, I. K., & Desile, M. K. (2025). Edukasi Masyarakat Pedesaan Pertanian dalam Pemanfaatan Sampah Organik. ABDI : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(3), 724–733. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/abdi.v7i3.804

Pettit, J. (2012). Empowerment and Participation : bridging the gap between understanding and practice. Intitute of Development Studies (IDS) University of Sussex UK.

Pratama, D., Witjaksono, R., & Raya, A. B. (2022). Partisipasi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam kegiatan Pekarangan Pangan Lestari mendukung ketahanan pangan rumah tangga di Kabupaten Gunungkidul DI Yogyakarta. Jurnal Ketahanan Nasional, 28(1), 19–37. https://doi.org/10.22146/jkn.71270

Pratama, R., et al. (2026). Unlocking the potential of women farmers through digital agricultural extension. AKSIOMA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 1–18.

Pratiwi, A. (2020). Pemberdayaan perempuan melalui program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 88–97.

Pribadi, P. T., et al. (2021). Peran kelompok wanita tani dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 8(2), 284–292. https://doi.org/ 10.25157/jimag.v8i2.4866

Pribadi, P. T., Setiawan, I., & Isyanto, A. Y. (2021). Peran Kelompok Wanita Tani dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. AGROINFO GALUH, 8, 284–292.

Primanthi, M. R., Rumayya, Ajija, S. R., & Rohman, M. S. (2024). Pemberdayaan Perempuan di Sektor Pertanian (Policy Brief: Pemberdayaan Perempuan Di Sektor Pertanian).

Purwanto, E., et al. (2025). Development communication for collaborative governance in vegetable farming. International Journal of Interdisciplinary Research in Social Sciences (IJIRSS), 4(1), 33–52.

Putnam, R. D. (1993). The Prosperous Community: Social Capital and Public Life. The American Prospect, 13, 35–42.

Putri , A. S., & Anzari, P. P. (2021). Dinamika peran ganda perempuan dalam keluarga petani di . Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial,, 1(6); 757-763 .

Putri, A. M., & Wijayanti, R. (2021). Modal sosial dan partisipasi perempuan dalam pembangunan masyarakat desa. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 9(2), 88–101.

Qamara, Q., & Widiarta, I. N. (2026). Digital communication strategies for livestock farmers in Indonesia. International Journal of Social Science (IJOSS), 3(2), 55–72.

Quisumbing, A. R., Meinzen-Dick, R. S., Raney, T. L., Croppenstedt, A., Behrman, J. A., & Peterman, A. (2014). Synopsis of gender in agriculture: Closing the knowledge gap. International Food Policy Research Institute (IFPRI).

Rahmawati, I., Lestari, P., & Kurniawan, B. (2022). Perempuan tani dan praktik pertanian berkelanjutan berbasis lingkungan. Jurnal Agriecobis, 5(1), 67–79.

Rambe, N. (2014). Konsep Urban Farming (Pertanian Perkotaan). http://novisanriarambe.blogspot.co.id/ 2014/07/konsep-urban-farmingpertanian-perkotaan.html. (Diunduh 5 September 2022)

Rayuddin . 2018. Sosiologi Pemberdayaan Masyarakat Pelaku Agribisnis. Bandung. Manggu Makmur Tanjung Lestari

Rindi, Juliarti. (2019). Analisis Program Pemberdayaan Masyarakat Di PT PIR (Peningkatan Investasi Riau) Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat . UIN Sunan Kalijaga.

Rondonuwu, D. S., et al. (2026). Effects on trade and economy from technology adoption in Indonesian SMEs. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(1), 77–91.

Radio Republik Indonesia. (2024). Forest Program V, Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Hutan Kabupaten Madiun. RRI Madiun.

Sabaiti, Q. (2024). Strategi pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kelapa Dua Sasak Jakarta Barat. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Saleh, J., Sam, M., & Nilwana, A. (2025). Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Penyusunan RKPD di Kabupaten Sidenreng Rappang Berdasarkan Teori Partisipasi Arnstein. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 6(5). https://doi.org/10.38035/jemsi.v6i5

Sari, D., Nugroho, A., & Rahmawati, I. (2022). Pemanfaatan Digital Marketing dalam Pengembangan Usaha Kelompok Wanita Tani di Pedesaan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 115–126.

Sari, N., Widodo, S., & Fitria, D. (2020). Kontribusi kelompok wanita tani terhadap peningkatan pendapatan rumah tangga petani. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 4(4), 725–736.

Saridewi, T. R., & Annisa, A. (2025). Use of ICT at the farmer level in Kebumen Regency. Golden Ratio of Social Science and Education, 5(1), 15–30.

Sarungallo, Y. M., Asmirah, A., & Burchanuddin, A. (2022). Kesetaraan gender dalam perspektif masyarakat Kabupaten Toraja Utara. YUME: Journal of Management, 5(1), 52–57. https://doi.org/10.37531/yume.vxix.t757

Scripta, U. B. B. (2019). Pemberdayaan perempuan pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Nurjanah Desa Kimak Kabupaten Bangka. Jurnal Scripta, 6(1), 15–28.

Sensus Pertanian 2023. (2023). Jumlah Petani Pengguna Lahan Pertanian dan Petani Gurem Menurut Wilayah. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Septya, F., Rosnita, R., Yulida, R., & Andriani, Y. (2022). Urban farming sebagai upaya ketahanan pangan keluarga di Kelurahan Labuh Baru Timur Kota Pekanbaru. Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1–10.

Setiyo Yuli Handono, Kliwon Hidayat, M. P. (2020). Pemberdayaan Rahmayuni, R., Rosnita, R., Yulida, R., Andriani, Y., Nopiani, Y., Sabrian, F., Rossi, E., & Salman, A. N. (2025). Focus Group Discussion (FGD) dan penyuluhan pengolahan produk pangan lokal berbasis ikan untuk pencegahan stunting di Kabupaten Siak. Unri Conference Series: Community Engagement, 7, 376–383.

Siaunuar, H. N. (2025). Strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan pemberdayaan Kelompok Wanita Tani di Kecamatan Nyuatan. eJournal PIN, 6(2), 55–69.

Siaw, S. Y., Man, N., Ramli, N. N., Yusuf, M. S. A., & Abdulmumini, U. (2024). The contribution of agricultural extension to empowerment of women for agricultural development. Journal of Agricultural Extension, 28(1), 1–15.

Sinaga, R., Suswatiningsih, T. E., & Purwandari, I. (2024). Pemberdayaan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani di Kalurahan Semoyo Kabupaten Gunung Kidul. Jurnal Organisasi dan Manajemen Pertanian, 2(3), 1426–1434.

Sinurat, D. A. J., Agustian, E., Daud, C. T. P., Nastiti, D. W., Zebua, D., Aprilio, H., & Sihombing, M. I. (2025). Transformasi ekonomi kelompok tani perempuan “Iye Ape Satu Hati” melalui implementasi strategi pemasaran hasil tani berbasis digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 9(1), 88–99.

Siswantoro, A., Pertiwi, V. A., Utomo, M. R., Jamroni, M., Dina, Y., Amalia, R., Laili, F., & Handono, S. Y. (2025). Pelatihan Pengolahan Produk Kudapan Bebahan Baku Pangan Lokal Training on the Processing of Snack Products Made from Local Food Raw Materials. Agroinotek : Journal of Research and Community Services, 006(01), 90–97. https://doi.org/http://dx.doi.org/ 10.21776/ub.agroinotek.2025.006.01.08

Soetomo. 2018. Pemberdayaan Masyarakat Mungkinhkah Muncul Antitesisnya. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.

Suarsana, M., Parmila, P., Prabawa, P. S., Suwardike, P., & Pastiniasih, L. (2023). Pemanfaatan Pekarangan Untuk Ketahanan Pangan Keluarga Pada Kelompok Wanita Tani. Jurnal Pengabdian Masyaraka Pelita Nusantara (JPM-Pelita Nusantara), 1(2), 38–43.

Sugiyono, 2020. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung. CV.Alfabeta.

Suparman, Kasnawi, T., & Syukur, M. (2024). Relasi Gender dalam Keluarga Buruh Tani Perempuan. Eureka Media Aksara.

Swanson, B. E., & Rajalahti, R. (2021). Agricultural extension and rural development: Breaking out of traditions. FAO.

Syafrinal, S., Rosnita, R., & Ardian, A. (2024). An analysis of agricultural extension workers’ competence in establishing food security in Kuantan Singingi Regency. MIMBAR: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 40(1), 72–81. https://doi.org/10.29313/ mimbar.v40i1.3642 Masyarakat Pertanian. Universitas Brawijaya Press.

Tjiptoherijanto, Prijono. 2007. Urbanisasi, Mobilitas dan Perkembangan Perkotaan di Indonesia. http://robbyalexandersirait.wordpress. com, diakses pada 8 Desember 2025.

Tri Martial, A., et al. (2025). Women's role in smallholder coffee farming in North Sumatra. International Journal of Agribusiness and Agricultural Sciences (IJAAS), 3(1), 1–18.

Trimayuda, M. H. (2025). Pengaruh transformasi digital dalam penyuluhan pertanian padi di Kecamatan Bunga Raya (Skripsi). Universitas Riau.

UIN Sunan Kalijaga. (2024). Pemberdayaan perempuan melalui program Kelompok Wanita Tani Kartini di Mrican Giwangan. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Umar, N. (2001). Argumen Kesetaraan Gender Perspektif Al-Qur’an. Jakarta: Paramadina.

UN Women. (2020). Women’s economic empowerment in rural development. New York: UN Women.

Unay-Gailhard, İ., & Brennen, M. A. (2022). How digital communications contribute to shaping the career paths of youth: a review study focused on farming as a career option. Agriculture and Human Values, 39(4), 1491–1508. https://doi.org/10.1007/s10460-022-10335-0

Wijaya, A. (2020). Pemberdayaan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani berbasis potensi lokal di Kabupaten Pringsewu. Lampung: UIN Raden Intan Lampung.

Widianarko, B., et al. (2025). Transforming food systems through collaborative action in Semarang. Open Agriculture, 10(1), 1–15.

Widyarini, I., Sumardjo, S., Sadono, D., & Tjitropranoto, P. (2021). Strengthening women farmers groups in supporting household food security through yard utilization. Jurnal Penyuluhan, 17(2), 187–201. https://doi.org/10.25015/17202134567

Winarti, L., et al. (2025). Gender-inclusive digital literacy and agricultural resilience in Central Kalimantan. AGRIS on-line Windiasih, R., & et al. (2023). Women Farmers Group Participation in Empowering Local Food Security. IJCS, 3(2); 186-194.

Windiasih, R., Sari, L. K., Prastyanti, S., Sulaiman, A. I., & Sugito, T. (2023). Women farmers group participation in empowering local food security. International Journal of Community Service, 3(3), 186–194. https://doi.org/10.51601/ijcs.v3i3.200

Woolcock, M. (2001). The Place of Social Capital in Understanding Social and Economic Outcomes. Canadian Journal of Policy Research, 2(1), 11–17.

World Bank. (2007). Empowerment in Practice : Analysis and Implementation (Issue May).

__________. (2022). Women in Agriculture: Closing the Gender Gap for Development. Washington DC: World Bank.

Wrihatnolo,Randy R dan Riant Nugroho Dwidjowijoto.2007. Manajemen Pemberdayaan : Sebuah Pengantar dan Panduan untuk pemberdayaan Masyarakat. Jakarta : PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia.

Wulandari, K. (2025). Pemberdayaan perempuan melalui modal sosial untuk meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi pada Kelompok Wanita Tani. Salatiga: Universitas Islam Negeri Salatiga.

Wulpiah, W. (2017). Pemberdayaan perempuan dan peningkatan ekonomi keluarga. Noura: Jurnal Kajian Gender dan Anak, 1(2), 1–18. https://doi.org/10.32923/nou.v1i2.854. Papers in Economics and Informatics, 17(2), 1–16.

Yunus, Suadi dan Fadli. 2017. Model Pemberdayaan Masyarakat Terpadu. Aceh. Bandar Publishing.

Zaetun, S., et al. (2026). Women's empowerment through non-formal education in organic rice farming. Jurnal Pendidikan Nonformal, 21(1), 55–72.

Downloads

Published

July 10, 2026

Categories

License

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Details about this monograph

ISBN-13 (15)

978-634-97150-5-8

How to Cite

Murdiyanto, E., Kristiyoningsih, Pertiwi, V. A., Kurniasari, D. A., Mulyani, S. I., Utomo, M. R., Laili, F., Muhammad, M., Djibran, M. M., & Rosnita. (2026). PEMBERDAYAAN WANITA TANI BERBASIS KELOMPOK WANITA TANI. PT. Ghani Press Group. https://e-book.ghanipress.com/index.php/ghanipress/catalog/book/72